CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Saturday, September 19, 2009

SYAWAL

Suatu ketika Syawal terlibat pembicaraan dengan gurunya….

Syawal mempertanyakan makna cinta dan gurunya pun menjawab:
“Masuklah kedalam hutan, pilih dan ambillah satu batang ranting yg menurutmu paling baik, tetapi engkau haruslah berjalan ke depan dan jangan kembali ke belakang.Pada saat kau sudah memutuskan pilihanmu, keluarlah dari hutan dengan ranting tersebut”.


Maka masuklah Syawal ke dalam hutan dan keluarlah Syawal tanpa membawa sebatang ranting pun.Gurunya bertanya, maka jawab syawal: “Saya sebenarnya sudah menemukan ranting yang bagus, tetapi saya berfikir barangkali didepan saya ada ranting yang lebih baik. Tetapi setelah saya berjalan ke depan ternyata ranting yang sudah saya tinggalkan tadilah yg terbaik. Maka saya keluar hutan tanpa membawa apa-apa”.

Guru itupun berkata: “ Itulah makna Cinta ”.



Lalu Syawal pun bertanya apa makna perkawinan. Guru pun menjawab: “ Sama seperti ranting tadi, namun kali ini engkau haruslah membawa satu pokok yg kau fikir paling baik dan bawalah keluar dari hutan”.

Maka masuklah Syawal ke dalam hutan dan keluarlah Syawal dengan membawa pohon yng tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu indah.Gurunya pun bertanya, maka jawab syawal: “Saya dapati pohon yang indah daunnya, besar batangnya.. Tetapi saya tak dapat memotongnya dan pastilah saya tak mampu membawanya keluar dari dalam hutan …. Akhirnya saya tinggalkan. Kemudian saya temukan pohon yang tidak terlalu buruk, tidak terlalu tinggi dan saya fikir mampu membawanya kerana mungkin saya tidak akan menemukan pohon seperti ini di depan sana. Akhirnya saya pilih pohon ini kerana saya yakin bisa merawatnya dan menjadikanya indah”.

Lalu sang guru berkata: “ Itulah makna Perkahwinan ”.

Begitu banyak pilihan didepan kita seperti pohon pohon beserta rantingnya didalam hutan, tetapi kita mesti menentukan satu pilihan dan bila terlalu memilih tidak satu pun akan kita dapati, kerana kesempatan itu hanya sekali dan kita harus terus maju seperti waktu yang bergilir ke depan, yang tidak pernah tersimpan pada hari kelmarin dan bersemayam pada masa lalu kita.



Disakitkan-NYA kite sekejap, tapi cepat-cepat disembuhkan semula kerana cinta-NYA, disusahkan sedikit agar insaf namun segera di senangkan semula, itulah belaian-NYA. Dimarahkan juga kadang-kadang kerana sayang, namun tidak lama kerana kasih-NYA.Dipangil- pangil kepada-NYA, untuk meminta itu dan ini, Tuhan amat melayani hambanya, tapi si hamba tidak peduli langsung!!
"

0 comments: